Pawai Obor Semarakkan Idul Fitri di Desa Penuba
Berbagai Tokoh Sambut Lis Darmansyah
Lahan Cadangan Pangan Riau Capai 500 Ribu Hektar Lebih

BUALBUAL.com - Provinsi Riau memiliki lahan cadangan pangan dengan luas mencapai lebih dari 500 ribu hektar, sebagaimana teralokasi dalm Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW).
Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan Provinsi Riau Syahfalefi mengatakan, luasan lahan tersebut, tidak termasuk dalam pengelompokan lahan pangan berkelanjutan yang ada di wilayah setempat.
Ia mengungkapkan, dari 500 ribu hektar lahan cadangan di Provinsi Riau, terdapat beberapa area yang telah beralih fungsi, baik menjadi kawasan perkebunan maupun kawasan lainnya.
"Dari sisi peta, sebenarnya lahan itu terbagi dua pengelompokan. Lahan untuk untuk pangan itu ada 500 ribu hektar lebih dari tata ruang. Dan lahan pangan berkelanjutan hanya 62 ribu hektar. Jadi alih fungsi itu kebanyakan terjadi pada lahan cadangan. Bukan pada lahan eksisting, misalnya lahan persawahan," kata Syahfalefi di Gedung Daerah, Jalan Diponegoro, Pekanbaru, Senin (29/6/2020).
Kebanyakan, kata dia, alih fungsi terjadi pada pinggiran lahan cadangan. Karena itu, tetap saja dibutuhkan pengawalan, baik pada lahan cadangan maupun pada lahan pangan berkelanjutan agar bisa tetap dimanfaatkan sebagaimana fungsinya.
"Jadi di pinggiran lahan cadangan itu memang banyak terjadi alih fungsi. Saya tidak menampik itu. Namun demikian, kita harus tetap mengawal agar tidak terjadi alih fungsi," kata dia.
Untuk saat ini, Syahfalefi mengungkapkan pihaknya masih fokus mengawal agar lahan pangan berkelanjutan dapat ditanami dengan maksimal.
"Ada fokus yang harus kita kerjakan untuk kita selesaikan satu per satu. Contoh, lahan tanaman pangan berkelanjutan itu ada 62 ribu hektar, tapi yang periode pertama itu belum maksimal kita garap. Maka dari itu, harus kita garap satu per satu dengan kemampuan dan sumberdaya yang ada," tuturnya.
"Minimal kita bisa capai IP 200, karena sekarang IP kita masih di angka 113. Artinya, dari 62 ribu itu, di periode kedua baru tertanam 10 ribu hektar. Maka dari itu kita upayakan yang 50 ribu ha sisanya bisa tertanam dengan baik. Kalau ini tertanam dengan baik, komoditas mencapai 5-7 ton per hektar, saya rasa bisa mempengaruhi secara signifikan terhadap produksi tanam pangan," demikian Syahfalefi.
Berita Lainnya
Pemdes Titi Akar Salurkan BLT DD Tahap Awal Sebanyak 262 KK, Dan Bagikan 6000 Masker
Bupati Lingga Resmikan Aliran Listrik 24 Jam dan Air Bersih di Pulau Lipan
Berkunjung ke PPIT Imam Syafii, Marlin Berterimakasih kepada Qari & Qoriah Kepri
Bupati Rohil Ikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2022 Secara Virtual
Kadinkes Riau: Kabar Baik Hari Ini Dua Pasien Covid 19 Riau Sembuh
Pemprov Riau Siap Beri Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Miskin
Kadis Perkebunan: Tahun 2021 Akan Dilaksanakan Peremajaan dan Perluasan Kebun Kelapa di Inhil
Sekdaprov Adi Buka Kegiatan Pembinaan Jabatan Fungsional Analis Kebijakan
Baznas Riau Salurkan Bantuan Ke Baznas Rohul 300 Juta untuk Program Pemberdayaan Ekonomi Produktif
Rawan DBD, Dinkes Inhil Lakukan Fogging dan Pemberantasan Sarang Nyamuk
MA Tolak PK Moeldoko, Demokrat:Terima Kasih Para Hakim atas Keadilan yang Dihadirkan
Gubernur Ansar Audiensi dengan Jajaran Dewan Pers, Bahas IKP 2023