Pawai Obor Semarakkan Idul Fitri di Desa Penuba
Berbagai Tokoh Sambut Lis Darmansyah
Rapat Pleno Kabupaten Pesisir Barat Ditunda dan Pindah Lokasi, Ini Alasannya

BUALBUAL.com - Ribuan masa memadati gedung KPU saat rapat terakhir sidang pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara Pilkada 2020 Kabupaten Pesiair Barat (Pesibar), Senin (14/12/2020) siang.
Keadaan Kantor KPU dipadati dengan ribuan masa tersebut dan dengan kesepakatan pihak penyelenggara KPU dan Bawaslu Pesibar memutuskan untuk menunda dan memindahkan lokasi yang lebih luas dikarenakan protokol kesehatan.
Penundaan tersebut dilakukan besok pagi hari Selasa tanggal 15 Desember 2020, di lokasi Gedung Serba Guna (GSG) Selalaw Kecamatan Pesisir Tengah.
Menurut keterangan dari Ketua Bawaslu Pesisir Barat Irwansyah SH mengatakan, penundaan rapat pleno hari ini di skor berdasarkan kesepakatan karena tidak reperenstatif dan tidak kondusifnya ruangan tempat pleno.
"Apa lagi mengingat kita harus mematuhi Prokes jadi harapannya, besok agar semua Tim Paslon tidak membawa massa atau arakan dalam pleno besok, cukup kita saksikan lewat live streaming saja," pungkasnya.
Berita Lainnya
Camat Pekaitan Berang Terkait Pemberitaan Oknum Wartawan yang Terkesan Asal - asalan
Sedih! Saat Mau Terima Bantuan Sembako yang Terdampak Covid-19, Seorang Warga Riau Meninggal Dunia di Depan Relawan
Polda Lampung Rekontruksi Kematian ABH di LPKA Tegineneng Pasawaran
Lima Warga Menggala Terjaring Operasi Yustisi Yang Digelar di Dua Lokasi
Diduga di Tembak, Pengusaha Terkenal Asal Kota Batam H Permata Meninggal Dunia
Rumah Warga Gang Natuna, Tanjungpinang Rusak Berat Akibat Alat Berat Proyek Sering Melintas
Sepi Pelanggan, Perantau dari Padang Gantung Diri
Temuan Dinas Pertanian Kuansing, Praktisi Hukum: Ini Harus Ditindaklanjuti
Bencana Longsor di Desa Teluk Dalam Belasan Rumah dan 1 Pelabuhan Ambruk
Ketua DPRD Lampura Angkat Bicara Terkait Perampasan Camera Wartawan pada Piala Bupati Cup
8 Gabungan Organisasi Pers Deklarasi 'Stop Aksi Tindak Pemerasan' di Inhil
Angin Puting Beliung Rusak Rumah Warga dan Tempat Ibadah di Purwakarta