Pawai Obor Semarakkan Idul Fitri di Desa Penuba
Berbagai Tokoh Sambut Lis Darmansyah
Kecewa Suporter PSPS Rusak Stadion Utama Riau, Manajemen: Gara-gara Seekor Nyamuk Habis Kelambu Dibakar

PEKANBARU (BUALBUAL.com) - Suporter PSPS Riau kecewa dengan kekalahan yang dialami oleh tim kesayangannya saat menjamu PSMS Medan di Stadion Utama Riau pada Kamis (22/9/2022) lalu.
Mereka melampiaskan kekecewannya dengan merusak fasilitas Stadion Utama Riau yakni mencopot ratusan kursi penonton dan melempar ke dalam lapangan saat pertandingan berlangsung.
Dari akun instagram resmi @pspsriau, akhirnya manajemen memberikan tanggapan mengenai insiden peristiwa saat pertandingan PSPS Riau melawan PSMS Medan.
Point pertama yakni manajemen mengucapkan terimakasih banyak untuk seluruh fans yang sudah hadir di Stadion Utama Riau untuk mendukung PSPS Riau FC berlaga.
"Tetapi kami kecewa dengan tindakan suppoters Curva Nord di tribun utara yang telah merusak dan membakar fasilitas yang ada di stadion. Walaupun kalah janganlah sampai merusak base kita," isi point kedua yang sesuai dengan pernyataan manajemen di akun instagram PSPS Riau, Ahad (25/9/2022).
Manajemen PSPS Riau juga mengecam tindakan tersebut karena ini akan memperlihatkan imej buruk ke masyarakat umum tentang Riau dikarenakan pertandingan ini disiarkan secara langsung oleh televisi Nasional.
"Imbas dari insiden ini, PSPS Riau FC akan terkena denda yang besar serta kemungkinan dikenakan sanksi bermain tanpa penonton oleh LIB dan PSSI. Dan manajemen PSPS Riau FC beritikad baik untuk mengganti kerusakan kursi Stadion Utama Riau sebanyak 577 buah kursi, dengan menilai dari berbagai faktor termasuk waktu, biaya, dan lain-lain," ujarnya.
Dengan adanya insiden ini PSPS Riau FC tidak bisa menggunakan Stadion Utama Riau untuk latihan dan kemungkinan untuk pertandingan selanjutnya.
"Gara gara nyamuk seekor, habis kelambu dibakar," tulis manajemen PSPS Riau mengenai pertandingan melawan PSMS Medan Kamis lalu.
Berita Lainnya
Dinkes Inhil Bantah Dugaan Mark Up Pengadaan Barang Penanggulangan Covid-19
FPII Sebut Tindakan Kekerasan Jurnalis di Batam Sebagai Catatan Kelam Kebebasan Pers di Kepri
Ratusan Rumah Warga di Kecamatan Kuantan Mudik Dilanda Banjir
Kasus Korupsi di Bank Riau Kepri Wajib Dibongkar! 3 Orang Sudah Jadi Terdakwa, Pincab Lainnya?
Jembatan Parit 16 Reteh Kembali memakan Korban, PB HIPPMIH: Itu Jembatan monumen Penderitan Mayarakat
Jalan Basuki Rahmat di Kecamatan Purwakarta Jadi Langganan Banjir
Niat Mengusir Monyet, Petani di Rohul Tewas Tertembak Senapan Sendiri
Sat Reskrim Polres Bintan Proses Tersangka Dugaan Mafia Tanah
Perselisihan Warga, Polsek Pasir Penyu Selesaikan Perkara Melalui Restorative Justice
Terlibat Cekcok Mulut, Dua Orang Pemuda di Inhil Duel Hingga Meninggal Dunia
Ketua kelompok Tani Melayu Maju Bersama di Pangil oleh polres Rohil, Apa Masalahnya?
Bocah yang Tenggelam di Sungai Batang Gangsal, Inhil Ditemukan Meninggal Dunia