Pawai Obor Semarakkan Idul Fitri di Desa Penuba
Berbagai Tokoh Sambut Lis Darmansyah
Pemdes Pamesi Bersama TP-PKK Gelar Penyuluhan Stunting

BualBual.Com - Diakhir Tahun, Melalui program dana Bermasa, Pemerintah Desa (Pemdes) Pamesi bersama TP-PKK Desa Pamesi, menggelar penyuluhan terkait stunting atau kekerdilan sebagai upaya pencegahan kasus gizi kronis serta pemberian makanan tambahan untuk pencegahan kelahiran stunting, Kamis (29/12) bertempat di ruang pertemuan kantor Desa Pamesi.
"Kegiatannya difokuskan dengan pemberian pemahaman edukasi kepada masyarakat terutama bagi ibu hamil sehingga saat melahirkan kondisi anak dalam keadaan sehat serta cara pola asuh yang baik bagi ibu yang memiliki anak usia balita," kata PJ Kepala Desa Pamesi, Ali Ridwan.
Dikatakan pemateri, kegiatannya cukup dilakukan oleh bidan desa setempat dan Kepala Puskesmas, yang menekankan perihal umum stunting, seperti pola menjaga kesehatan bagi ibu hamil, pola makan yang seimbang dan pengasuhan.
Penting untuk diperhatikan bagi ibu hamil, saat masih masa kandungan atau yang dikenal dengan 1.000 hari pertama kehidupan (1000 HPK), pada 1.000 HPK dimulai sejak dari fase kehamilan (270 hari) hingga anak berusia dua tahun (730 hari).
Ali Ridwan mengatakan, pemerintah desa mendukung komitmen pemerintah daerah dalam upaya penceganan dan penanganan stunting.
"Saya sarankan terutama bagi ibu hamil untuk rutin memeriksa kandungannya di layanan Pukesmas maupun di bidan desa termasuk pula diharapkan bidan desa agar proaktif memberikan pemahaman awal kesehatan khususnya bagi ibu hamil sampai pengasuhan anak dua tahun," jelasnya.
Pencegahan dan penanganan kasus gizi kronis harus dilakukan terpadu antar lintas sektoral guna menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan berintegritas sesuai dengan visi misi Bupati Bengkalis Kasmarni "Bermarwah Maju dan Sejahtera" (Bermasa).
Berita Lainnya
Analisis Hasil Pengukuran Stunting di Kecamatan Batang Tuaka 2022-2024
Terkait Bau Busuk Akibat Tumpukan Sampah, Ini Kata Warga Lampung Utara
Kepala Cabang BPJS Kesehatan Rengat Tetap Layani Peserta JKN Selama Libur Lebaran
Meskipun Tidak Ditemukan Zat Berbahaya, Dinkes Inhil Minta Warga Tetap Kenali Ciri-ciri Takjil Mengandung Bahan Berbahaya
Tergeletak di Trotoar, Seorang Pria Dievakuasi Tenaga Medis Pakai Prosedur Corona
Tak Ingin Berdampak Buruk Bagi Masyarakat, Dinkes Inhil Tolak Vaksin CoronaVac yang Mau Expired
Pegawai ASN Dinkes Inhil Ikuti Bimtek SPIP Terintegritas Tahun 2024
Dinas Kesehatan Inhil Menilai Kader Posyandu Berprestasi di Tembilahan
Gara-gara Ayah Tak Cuci Baju dari Rumah Sakit, Satu Keluarga Positif Corona
Berselang Sehari, Positif Covid-19 di Inhil Bertambah 9 Kasus
Dinkes Inhil Buka Pertemuan Pandu PTM Bagi Pengelola dan Dokter Puskesmas
Dinkes Inhil Sampaikan Pentingnya Memantau Pertumbuhan Si Kecil: Mengapa Menimbang Balita Setiap Bulan